Obat Pelipur Lara

Mitra Kukar v Persiba Balikpapan


21 Okt 2019, 09:19:49 WIB

 Obat Pelipur Lara

DERBI KALTIM : Duel klasik Persiba kontra tuan rumah Mitra Kukar di Rondong Demang sore ini, meski tak berpengaruh pada posisi kedua tim, diharapkan laga tetap tersaji sengit.


balikpapanPos-online.co.id- Kenyataan berbeda bakal dijalani dua tim asal Kaltim saat Mitra Kukar menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Rondong Demang, Senin (21/10) sore ini pukul 16.00 Wita. Bagi tuan rumah pertandingan kali ini sudah tidak menentukan. Satu tiket sudah memastikan langkahnya melaju ke delapan besar. Kalah dengan skor berapapun, tidak menjadi masalah baginya. Pun dengan Beruang Madu, laga ini juga tidak menentukan baginya. Tapi bedanya, tim kesayangan Kota Minyak ini tetap bertahan di kasta kedua dan gagal ke delapan besar.

Nah, Derbi Kaltim kemungkinan terasa hambar. Lantaran kedua tim tidak bermain ngotot, terutama Mitra. Mereka lebih fokus menatap fase knock out untuk menentukan nasibnya apakah bisa melaju ke Liga 1. Padahal bisa saja pertandingan pamungkas kali ini menjadi partai final bagi keduanya dalam perebutan posisi empat besar, andai Beruang Madu mampu menang atas Madura FC di laga kandang terakhir. Tapi sayang Andre Dio cs justru kalah 1-2. Bahkan hasil tersebut membuat langkah Mitra berjalan mulus.

Meski begitu, kehadiran Balistik secara langsung dalam turnya dari Kota Minyak, sebenarnya membuat Satia Bagdja Ijatna tetap terbebani. Anak asuhnya diminta mampu memberikan kemenangan. Sekaligus pelipur lara akibat gagal total.

Ya, pelatih berusia 60 tahun tersebut memang menyadari mereka tetap punya tekanan. Tak mungkin, para suporter datang jauh-jauh hanya untuk menyaksikan tim kalah.  “Kami tetap ingin main maksimal. Karena kami tidak ingin mengecewakan para suporter lagi,” aku Satia.

Dia pun memastikan 11 pemain terbaiknya tetap akan dipasang. Tercatat hanya Yusuf Efendi yang bakal absen. Tentu, Satia telah menyiapkan pemain pengganti di lini tengah. “Kami tetap ingin berada di peringkat memuaskan. Sudah gagal ke delapan besar, masa harus ada di papan bawah. Makanya starting eleven tidak banyak berubah dan memainkan pemain terbaik,” ujarnya.

Hanya saja, mantan arsitek Timnas Wanita tersebut menyadari tidak mudah untuk bisa meraup poin penuh. Pasti, Mitra juga tidak ingin malu dihadapan pendukungnya. “Pertandingan besok (hari ini, Red.) tidak gampang. Pasti mereka juga tak mau kehilangan poin di kandang sendiri,” jelasnya.

Memang, di kubu Mitra, Pelatih Rafael Berges Marin memastikan anak asuhnya tetap tampil maksimal di laga kandang terakhir. Apalagi disaksikan para penonton, tentu pemain harus punya tanggung jawab. “Para pemain sudah bertekad untuk main maksimal. Bahkan ngotot sejak menit awal. Karena ini laga derbi. Tapi tetap respek terhadap tim Persiba,” ujarnya.

Ya, Rishadi Fauzi juga berpendapat sama. Mewakili pemain, dia menilai laga kali ini wajib memberikan kontribusi terakhir berupa kemenangan. Apalagi dalam situasi derbi. (ham/san)




Moderated by adminbp


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment