Pasar Klandasan Terancam Ditutup, Polisi Siapkan Pengamanan

Kapolres : Jangan Sampai Ganggu Kepentingan Umum


31 Okt 2019, 09:04:02 WIB

Pasar Klandasan Terancam Ditutup, Polisi Siapkan Pengamanan

SENGKETA LAHAN: Pasar Klandasan yang menjadi ikon Kota Balikpapan akan ditutup terkait gugatan perkara sengketa lahan Cemara Rindang.


balikpapanPos-online.co.id- Saatini marak dibicarakan soal Pasar Klandasan yang akan diancam ditutup oleh ahli waris lantaran pembayaran ganti rugi yang dimenangkan oleh ahli waris dalam putusan pengadilan belum dibayarkan oleh Pemkot Balikpapan. Alhasil pihak ahli waris melayangkan surat pemberitahuan kepada pihak terkait lantaran akan menutup Pasar Klandasan mulai tanggal 6 November mendatang.

Hal ini pun menjadi buah bibir masyarakat terutama Pemkot. Bagaimana tidak, para pedagang yang berjualan di kawasan Pasar Klandasan resah mendengar kabar tersebut. Informasi pemberitahuan penutupan tersebut juga telah beredar di media sosial dan banyak yang mempertanyakannya.

Dalam unggahan facebook Ketua Baladika, Chalidi yang ditunjuk sebagai Kuasa Hukum Ahli Waris, Datu Abdurrachman menyebutkan pemerintah kota belum mengganti rugi tahap ketiga sebesar Rp 6.810.786.000,-. Pihak ahli waris masih menunggu respon dari pemerintah kota terhadap hal ini.

"Hingga saat ini belum adanya kepastian dari Pemerintah kota dalam hal menyelesaikan sisa pembayaran tahap ketiga senilai Rp 6.810.786.000,-kepada ahli waris para penggugat yang merupakan uang ganti rugi Cemara Rindang secara sukarela untuk pelaksanaan Putusan Perkara Hukum inkrah," tulis Chalidi dalam unggahannya.

Tentu hal ini menjadi perhatian semua pihak terutama kepolisian yang terus berkoordinasi dengan pihak terkait maupun Pemkot Balikpapan. Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Firta mengaku pihaknya telah menerima surat pemberitahuan dari pihak ahli waris terkait penutupan. Sehingga demi kenyamanan bersama pihaknya terus mencoba melakukan pertemuan dengan kedua belah pihak untuk mencari jalan terbaik.

"Kami masih lakukan upaya-upaya bantu pertemuan mediasikan. Ini lagi berkoordinasi dengan Pemerintah Kota," ujar Wiwin. Wiwin khawatir adanya penutupan Pasar Klandasan bisa merembet luas dan mengganggu ketertiban umum. Alhasil mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihaknya telah menyiagakan personelnya untuk berjaga-jaga saat penutupan nanti. Tentu saja jumlah personelnya nantinya akan menyesuaikan. Hanya saja pihaknya berharap masalah ini segera selesai. "Ya kami siapkan pengamanan jangan sampai ganggu kepentingan umum," pungkasnya. (yad/ono)




Moderated by adminbp


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment